Ngopi Termahal Se-Indonesia Ada di Kabupaten Madiun
@dakita Kabupaten Madiun - Berapa banyak uang yang anda keluarkan untuk membayar secangkir kopi ketika anda ngopi di sebuah warung?, Pastinya tidak lebih dari Rp 5000. Itupun sudah termasuk dengan harga jajanan gorengan yang pastinya juga anda nikmati sebagai teman setia pelengkap dari minum kopi.
Namun harga tersebut tidak berlaku apabila anda menikmati secangkir kopi bersama seorang Bupati. Harga secangkir kopi yang mulanya hanya sebesar Rp 1000 – Rp 2500 bisa mencapai puluhan ribu rupiah, melebihi harga secangkir kopi di restoran terkenal bahkan di hotel bintang lima sekaligus. mungkin ini juga bisa di sebut dengan ngopi termahal se Indonesia.
Hal tersebut sempat dialami oleh puluhan kepala sekolah (Kepsek ) Sekabupaten Madiun yang beberapa waktu lalu di undang oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun untuk ngopi bareng Bupati Madiun, Muhtarom. Dalam Ngopi bareng tersebut, Puluhan kepala sekolah tersebut terpaksa mengeluarkan uang puluhan ribu kepada Dinas Pendidikan dengan dalih untuk membayar secangkir kopi yang akan diminum bersama Bupati.
"Ada kepala sekolah yang mengeluh, katanya mau minum secangkir kopi bersama bupati, kok biayanya mahal betul. Begitu mendapat keluhan seperti itu, Kadiknas langsung saya perintahkan untuk mengembalikan uang yang telah dipungutnya dari kepala sekolah. Mulai sekarang, kalau mau minum kopi bersama saya, saya bandari (bayari). Jangan kwatir, saya yang membayar nanti",kata bupati Madiun, Muhtarom, saat pelantikan beberapa kepala sekolah di pendopo Muda Graha, Jumat (17/02/2012).
Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Madiun, Suhardi, ketika dikonfirmasi oleh Teman @dakita.com dan beberapa rekan wartawan mengenai biaya ngopi bersama bupati itu mengatakan bahwa semua uang yang di bayarkan oleh kepala sekolah dalam acara ngopi bareng bupati kemarin sudah dikembalikan sesuai dengan perintah dari Bupati. "Uang pungutan sudah kita kembalikan semua. Sudah tidak ada masalah",terang Suhardi, kepada wartawan. (Alucard)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF






