Manfaat Terapi Jus Buah Dan Sayur

Telah diketahui bahwa buah dan sayur memiliki senyawa yang berkhasiat menggelontor plak kolesterol dalam pembuluh darah. Jadi bagaimana konsumsi buah dan sayur yang tepat untuk mengatasi kelebihan kolesterol ? Berikut ini beberapa alasan mengapa jus baik digunakan sebagai terapi;
Idealnya, makanan terdiri dari 30% bahan yang dimasak dan 70% bahan yang dikonsumsi dalam keadaan mentah.
Pemasakan buah dan sayur membuat beberapa kadar gizi berkurang, bahkan hilang. Ini dikarenakan nutrisi tersebut peka terhadap pemanasan. Makanan yang dimasak matang juga tidak menumbuhkan sel sel baru dalam tubuh karena enzim dalam makanan sudah rusak. Mengkonsumsi buah dan sayur dengan di jus ( Terapi Jus Buah Dan Sayur ) adalah suatu cara yang efektif dan efisien untuk tetap mempertahankan kadar vitamin, mineral, dan zat lain dibandingkan jika dimakan utuh.
Tidak membutuhkan proses penyerapan sari makanan yang panjang.
Bandingkan waktu yang dibutuhkan usus untuk menyerap sari makanan dengan di jus dan jika tidak di jus ! Cukup diperlukan waktu 20 menit saja makanan yang di jus dan perbandingannya 18 jam saat makanan itu apabila tidak di jus. Ini dikarenakan proses pembuatan jus membuka dinding selulosa buah dan sayur yang tidak dapat dicerna. Singkatnya waktu itulah yang membuat nutrient yang dibutuhkan untuk penyembuhan cepat bekerja dalam tubuh.
Saling melengkapi kekurangan zat gizi.
Dengan mencampurkan bahan satu dengan lainnya dalam bentuk cair maka kekurangan zat gizi suatu buah atau sayur bisa tercukupi dengan penambahan jenis buah atau sayur lain yang diperlukan. Andapun mendapatkan asupan zat zat gizi yang ganda dibandingkan mengkonsumsi dalam bentuk utuh.
Cara praktis dan sederhana.
Pengolahan buah dan sayur menjadi jus cair memudahkan untuk mengkonsumsinya. Membuat jus juga tidak dibutuhkan keterampilan khusus serta alat yang rumit dan mahal. Anda bisa menggunakan alat pemeras otomatis (elektrik) ataupun alat manual (parutan).
Menambah cita rasa kelezatan.
Dengan di jus, anda akan memperoleh cita rasa buah dan sayur yang khas dibandingkan jika mengkonsumsinya secara utuh. Apalagi dengan mencampurnya satu sama lain. Jus juga merupakan pilihan variasi mengkonsumsi buah. Selama ini mungkin biasanya Anda mengkonsumsi buah secara utuh dipotong, atau dibuat rujak, mungkin ada baiknya mencoba dengan cara di jus.
Macam macam buah untuk terapi jus buah dan sayur yang mampu menurunkan kolesterol :
1.Anggur ( Vitis Vinivera, Vitis Labrusca )
2.Apel ( Malus Pumila Mill )
3.Advokat ( Persea Americana )
4.Belimbing Manis ( Averrhoa Carambola Linn )
5.Jambu Biji ( Psidium Guajava Linn )
6.Jeruk Orange ( Citrus Nobilis Lour. )
7.Jeruk Lemon ( Citrus Medica Linn var. Limon )
8.Jeruk Nipis ( Citrus Auranfolia )
9.Kiwi ( Actinidia Chinensis )
10.Mangga ( Mangifera Indica )
11.Melon ( Cucumis Melo Cantalupensis )
12.Nanas ( Ananas Comosus )
13.Pepaya ( Carica Papaya L. )
14.Pir ( Pyrus Ussuriensis )
15.isang ( Musa Paradisiacal )
16.Semangka ( Citrullus Vulgaris )
17.Strobery ( Fragaria Spp. )
Macam macam sayuran untuk terapi jus buah dan sayur yang mampu menurunkan kolesterol :
1.Bawang Putih ( Allium Sativum )
2.Bawang Merah ( Allium Ascolonicum )
3.Bayam Merah ( Amarantus Tricolor L. )
4.Belimbing Wuluh ( Averhoa Bilimbi L. )
5.Bit ( Beta Vulgaris )
6.Blewah ( Cucumis Melo )
7.Brokoli ( Brassica Oleraceaevar var Italica dan Brotitis )
8.Buncis ( Phaseolus Vulgaris L. )
9.Jagung ( Zea Mays Linn )
10.Kacang Hijau ( Phaesoulus Aureus )
11.Kacang Kedelai ( Glycine Max Merr. )
12.Kacang Merah ( Vigna Sinensis ENDL )
13.Kacang Panjang ( Vigna Sinensis L )
14.Kacang Tanah ( Arachis Hypogaea Linn. )
15.Kapri Manis ( Pisum Sativum var. Arvense )
16.Ketimun ( Cucumis Sativus L. )
17.Kubis ( Brassica Oleraceae var Capitata )
18.Labu Kuning ( Cucurbita Pepo )
19.Lettuce ( Lactuca Sativa )
20.Paprika ( Capsicum Longum L. Sendt )
21.Seledri ( Apium Graveolens L. )
22.Tomat ( Solanum Lycopersicum L. )
23.Ubi Jalar ( Ipomoea Batatas Poiret )
24.Wortel ( Daucus Carota L. )
Cara Mengkonsumsi Jus.
Jus dibuat dengan tujuan menghindari kerusakan zat zat gizi yang dibutuhkan untuk menurunkan kadar kolesterol, seperti senyawa antioksidan yang rentan terhadap oksigen dan panas tinggi. Mengkonsumsi jus mempertinggi zat zat gizi yang terserap ke dalam tubuh. Mulailah mengkonsumsi jus tunggal, yaitu jus yang terdiri atas satu jenis buah buahan saja atau sayur sayuran saja. Campuran sayuran yang kaya akan mineral dan buah yang manis akan membuat rasa yang tidak nyaman pada perut atau akan menghasilkan gas.
Saat perut anda sudah terbiasa dengan jus, anda dapat melanjutkan dengan kombinasi buah dan sayur. Mulailah mengkonsumsi jus secara perlahan lahan, biarkan tubuh anda menyesuaikan diri. Idealnya konsumsi jus dua kali sehari sebelum makan agar zat zat gizi dan non gizi yang terkandung didalamnya langsung diserap. Jangan mengkonsumsi jus dalam jumlah banyak sekaligus , ini membuat tubuh bekerja terlalu berat sehingga pancreas, ginjal, hati, dan saluran pencernaan mendapat beban berat atau berlebihan.
Dukung terapi jus buah dan sayur dengan pola hidup sehat.
Anda tidak bisa menyerahkan terapi aterosklosis hanya dengan Terapi Jus Buah Dan Sayur. Terus praktekan pola hidup sehat. Lakukan cara cara pencegahan sebelum kelebihan kolesterol merambat menjadi serangan jantung dan stroke. Selain itu Terapi Jus Buah Dan Sayur tidak menggantikan semua kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh. Oleh karena itu tetap imbangi dengan pola makan yang seimbang dan beragam.(Red)
Artikel diambil dari ; http://anekakripikmalang.com
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF






