Detail Articles

Data Base K2 Kabupaten Kediri Belum Tentu Bisa PNS

Data Base K2 Kabupaten Kediri Belum Tentu Bisa PNS

@dakita Kediri – Calon pegawai negri dari kategori 2 (K2) di Kabupaten Kediri dimungkinkan tidak semua lolos menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, sejumlah guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) harus mengikuti ujian khusus yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Plt Kabupaten Kediri Edhi Purwanto mengatakan, pendataan yang dilakunan BKN melalui BKD Kabupaten Kediri pada tahun 2010 para pegawai yang bekerja sebagai tenaga honorer di Pemkab Kediri ini berjumlah 2.373 orang. Pada tahun 2012, data tersebut dilakukan verifikasi dan jumlahnya berkurang hingga tinggal 2.229 orang.

Data itu, kemudian dilakukan uji publik dengan cara diumumkan secara online dan media cetak hingga tahun 2013 ini. Tujuannya, menurut edhi, untuk memberitahukan pada masyarakat terkait data tersebut, sehingga masyarakat bisa memberikan masukan. Dari hasil uji publik tersebut, data jumlah GTT dan PTT yang dianggap valid masuk dalam data K2 berjumlah 2.181 orang.

“Data K2 tersebut sudah melalui proses uji publik sebelum dimasukan dalam data BPN. Uji publik tersebut berupa pengumuman melalui media online dan media cetak,” ujar Edhi. Senin, (15/7).

Edhi mengatakan, setelah dikirim ke BKN, Pemkab Kediri tidak memiliki kewenangan apapun atas data tersebut. Artinya, kebijakan tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Edhi menjelaskan, seluruh tenaga GTT dan PTT tersebut tidak serta merta menjadi PNS. Menurut Edhi, tenaga para pegawai yang sudah masuk berkas K2 ini harus mengikuti tes khusus yang berbeda dengan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS).

“Tidak serta-merta mereka akan dapat lolos menjadi PNS, masalahnya mereka masih harus mengikuti tes juga,” tambah Edhi.

Edhi menambahkan, jika dalam tes tersebut ada yang tidak lulus, maka dirinya mengaku belum jelas apa langkah yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat. Menurut Edhi, hingga kini pihaknya dan BKN masih terus berkoordinasi untuk memastikan kebijakan BKN terkait hal tersebut.


Lebihlanjut Edhi menjelaskan, wacana yang berkembang, jika para GTT dan PTT nantinya ada yang tidak lulus, maka yang bersangkutan akan dikembalikan ke daerah unuk menjadi tenaga honorer. (ys)

Keterangan Gambar : Plt Kabag Humas Pemkab Kediri Edhi Purwanto

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Politik/pemerintahan Kita" Lainnya