Detail Articles

Kabupaten Kediri : Proyek Senilai 7,763 Milyar Belum Selesai Ditenderkan

Kabupaten Kediri : Proyek Senilai 7,763 Milyar Belum Selesai Ditenderkan

@dakita Kediri – Terkait proyek rehab Jembatan, hingga lebih dari triwulan pertama ditahun 2013 ini, Pemerintah kabupaten Kediri hanya mampu melakukan tender 2 proyek pengerjaan perbaikan jembatan dari 7 proyek yang seharusnya ditenderkan. Molornya proses tender ini diakui pemkab akibat peserta tender sempat melakukan sanggahan terkait petugas quality control (QC) yang harus mereka sediakan.

Ketujuh proyek tersebut antara lain, proyek perbaikan atau rehabilitasi Jembatan Punjul, Plosoklaten dan Jembatan Kras, jembatan Brenggolo Plosoklaten, Bobang dan Sidomulyo Semen, Jembatan Banaran Kandangan serta Jembatan Ngancar.

Kepala Dinas pekerjaan umum (PU) Kabupaten Kediri Dwi Hari Winarno mengakui, proses tender 4 jembatan yakni, jembatan Brenggolo, Bobang, Sidomulyo dan Ngancar memang sempat tertunda akibat protes beberapa peserta tender. Namun karena input dari para peserta tersebut menurutnya baik, maka untuk mengubahnya pihak PU harus mengulang tender kembali. Proses pengulangan tender, Dwi mengatakan tidak membutuhkan waktu lama. Pasalnya, semua dokumen peserta tender sudah sempat dicek.

“Kita pastikan bulan Mei mendatang semua tender sudah bisa tuntas. Sehingga proyek tersebut dapat segera dikerjakan supaya tidak molor nantinya,” jelas Dwi.

Terkait Jembatan Banaran Kandangan yang nilai anggarannya hanya 232 juta, Dwi mengatakan tidak ditenderkan. Pasalnya, anggaran tersebut merupakan piutang tahun 2012 dimana kontraktor pembangunan jembatan itu tidak dapat menyelesaikannya tepat waktu. Sehingga kontraktor yang bersangkutan terkena denda.

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Ishak Maulana mengatakan, dirinya mendesak pihak pemkab untuk segera menyelesaikan proses tender ketujuh proyek tersebut. Ishak juga mengingatkan agar pemkab lebih berhati-hati dalam memilih rekanan.

“Saya kira pemkab harusya bisa menyelesaikan lebih cepat. Dan lagi saya mengingatkan agar pemkab lebih selektif memilih rekanan. Jangan hanya seolah-olah terpancang pada keuntungan. Yang seharusnya lebih diperhatikan adalah persoalan kualitas,” ujarnya.
 
Untuk diketahui, berdasar jadwal dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Kediri, baru akhir Mei nanti tender dijadwalkan tuntas. Ketujuh proyek perbaikan jembatan itu memiliki nilai masing-masing Punjul, Plosoklaten 402 juta     rupiah, jembatan Brenggolo, Plosoklaten 1,883 milyar rupiah, jembatan Bobang, Semen 1,943 milyar rupiah, jembatan Sidomulyo, Semen 1,441 milyar rupiah, jembatan Kras 308 juta rupiah, jembatan Banaran, jembatan Kandangan 232 juta rupiah dan jembatan Ngancar 1,554 milyar rupiah. Sehingga jika ditotal nilai keseluruhan proyek tersebut mencapai 7,763 milyar rupiah. (ys)

Keterangan Gambar : Kondisi salah satu jembatan yang masuk dalam tender proyek perbaikan

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Daerah Kita" Lainnya