Detail Articles

Lalu Lintas Di Jembatan Belly Mengular

Lalu Lintas Di Jembatan Belly Mengular

@dakita Kediri – Arus lalu lintas di jembatan Mondo, Desa Mondo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mengular. Pasalnya fondasi di kedua ujung jembatan tersebut belun selesai dibangun, sehingga kendaraan roda dua yang melintasi jembatan darurat harus mengantri.

Menurut keterangan warga kondisi demikian sudah berlangsung sejak jembatan belly itu rampung di bangun sekitar hari minggu, (10/3) lalu. Para pekerja dibantu warga sekitar membuatkan tangga darurat untuk jalan kendaraan melintasi jembatan itu.

“Sejak 2 minggu lalu jembatan darurat itu selesai, tapi belum bisa dilalui kendaran roda empat karena belum ada fondasinya diujung utara dan selatan jembatan. Terpaksa para pekerja dan masyarakat membangunkan tangga darurat yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua saja. Makanya kami mengatur arus lalu lintas disini dengan sistim buka tutup secara bergantian dari arah utara maupun dari arah selatan,” ujar  Soleh, salah satu warga yang ikut mengatur lalu lintas di jembatan tersebut.

Menurut Soleh, arus lalu lintas yang melintas di jembatan belly (jembatan darurat – red) itu dalam sehari mencapai 2 ribu kendaraan. Jika tidak diatur dengan sistem buka tutup, menurut Soleh pasti akan terjadi kemacetan di jalur itu.

Soleh menambahkan, warga yang mendapat giliran secara gotong-royong mengatur arus lalu intas disekitar jembatan itu sebanyak RT di masing-masing ujung jembatan. Untuk membiaya operasional warga yang membanntu mengatur arus lalu lintas di wilayah itu warga menarik iuran suka-rela pada pengendara yang melintas.

“iuran itu sifatnya suka-rela, paling tidak bisa ganti makan warga yang bertugas untuk mengatur lalu lintas disitu. Masalahnya mereka mendapatkan giliran hingga seharian,”tambah Soleh

Pada sisi lain, fondasi pada kedua ujung jembatan itu baru mulai di bangun sejak Kamis, (21/3) lalu. Pada kedua ujung itu, dibangun rakitan bronjong yang diisi dengan batu. Bronjong itu memiliki ketinggian sekitar 2 meter dengan lebar sekitar 3 meter.

Rencananya diatas bronjong kawat ini akan dilapisi dengan beton semen cor untuk meratakan sisi permukaan bronjong. Sehingga nantinya kendaraan roda empat dapat melintas di jembatan itu. Diperkirakan akhir bulan ini fondari tersebut sudah selesai dibangun dan siap dilintasi oleh kendaraan roda empat.

“Kami memasang kawat bronjong ini sejak seminggu lalu, kira-kira hari Kamis (21/3). Kita diberi waktu selama 2 minggu untuk menyelesaikan proyek ini. paling tidak akhir bulan sudah bisa dilalui kendaraan roda 4.”ujar Suparto,50, pengawas proyek tersebut.(ys)

Keterangan Gambar : Kondisi lalu lintas di sekitar jembatan belly di Desa Mondo Kecamatan Mojo Kediri

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Daerah Kita" Lainnya