"Pusing... Apa Gara-gara Belum Ngopi Ya?”
KOTA MADIUN - Ungkapan seperti judul di atas sering kali kita dengar atau mungkin keluar dari kita sendiri. Apakah benar tidak meminum kopi membuat kita pusing? Sahabat @dakita.com, marilah kita pelajari kebenaran tersebut bersama–sama.
Kandungan kopi yang menjadi perhatian adalah kafein. Dalam tubuh, kafein memberikan efek stimulan seperti peningkatan frekuensi pernafasan, denyut jantung, tekanan darah, dan sekresi dari hormon stres. Jika sudah adiksi kafein dan dilakukan penghentian, seringkali menimbulkan rasa sakit kepala.
Pengaruh kopi terhadap kulit umumnya karena peningkatan hormon stres, kortisol, yang dapat menginduksi timbulnya jerawat. Efek lainnya terhadap kulit masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Dari beberapa penelitian dikatakan bahwa kopi masih aman dikonsumsi dalam jumlah sedang, sekitar dua cangkir atau 10 ons kopi per hari (sekitar 300 ml). Jadi bagi Cece minum kopi satu sachet/hari masih bisa dilakukan selama tidak menimbulkan gangguan kesehatan seperti jantung yang berdebar, darah tinggi, dan lain sebagainya.
Jika ingin berhenti minum kopi, ganti kopi biasa dengan kopi decaffeinated (tanpa kafein) dan lakukan secara bertahap. Atau, pilih minuman yang beraroma moca. Selamat mencoba.(iwo)
Sumber : Dokter Kita
Foto: Ilustrasi
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF






