KPAD Mati Suri, HIV Makin Ngeri

KABUPATEN PONOROGO – Tahun ini ditemukan 40 lebih kasus HIV positif di Kabupaten Ponorogo. Angka tersebut dipastikan akan terus menggelembung pada di tahun-tahun mendatang.
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo Wiwik W mengatakan, keterbatasan insfratruktur dan anggaran merupakan kendala serius dalam upaya menjalankan program penanggulangan penyebaran virus berbahaya di Bumi Reog.
Disinggung tentang upaya menyikapi hal ini, dokter lulusan Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta ini menjelaskan, "HIV itu masalah kompleks. Bukan mutlak tanggung jawab dari bidang kami saja (P2PL-red). Tapi, selama ini kami yang kepontalan. Jadi dibutuhkan koordinasi antar-lini institusi pemerintah daerah maupun LSM peduli HIV,“ pada teman @dakita.com, Jumat (4/11).
Komisi Penanggulangan Aids Daerah (KPAD) Kabupaten Ponorogo yang telah dibentuk sejak tahun 2006, kata Wiwik, pun mati suri. Itu karena personel dalam jajaran kepengurusan banyak yang mutasi. Hingga terbit SK Bupati Ponorogo No 707/2011, yang menetapkan jajaran struktural baru, serta pembagian peran dan fungsi masing–masing kelompok kerja (pokja)
“Semoga apa yang telah kami perjuangkan hingga terbitnya SK ini merupakan awal dari bangunnya KPAD Ponorogo yang telah tidur panjang," katanya.(iwo)
Foto: Ilustrasi
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF






