Upacara? Terlambat Saja Ah...
KOTA MADIUN - Upacara? Sepertinya masih banyak warga kota Madiun yang masih enggan mengikuti kegiatan yang dihelat untuk memperingati momen kebangsaan, seperti peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (28/10) ini. Ada saja alasan untuk tidak mengikutinya. Mulai dari telat bangun sampai ada urusan lain yang harus dilakukan.
Pelajar di salah satu SMA negeri di Kota Madiun ini misalnya. Karena terlambat, dia pun terkunci di luar pagar. Sanksi pun menantinya saat upacara selesai. Kenapa terlambat? Dia punya alasan, "Saya tadi malem belajar sampek malam dan bangun telat jadi ketinggalan untuk upacara bendera."
Lain alasan pelajar, lain pula dalil Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Madiun. Seorang staf di salah satu kantor Pemkot Madiun yang ditemui teman adakita.com yang terlambat mengikuti upacara beralasan, "Habis anterin anak ke sekolah. Sekolahnya jauh pula". Karena itulah dia tidak sempat ikut upacara.
Menurut pantauan teman adakita.com, masih banyak pelajar maupun pegawai yang tampak tidak mengikuti upacara bendera dan memilih nongkrong sembari menunggu kegiatan yang sering dianggap menjemukan itu selesai. Tentu saja, sembari menyiapkan berbagai macam dalih jika dicecar pertanyaan kenapa bisa tidak ikut upacara.
Ketika upacara dihelat untuk menghargai jasa para pahlawan pendahulu kita, dan ketika melihat fenomena malas mengikuti upacara ini, apakah masih ada kesadaran warga kota ini, atau kota-kota lainnya, untuk menaruh respek terhadap jerih payah para pahlawan?(adi/top)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF






